Organisasi Himpunan
Mahasiswa Islam cabang langkat memang memiliki perbedaan yang sangat klasik
dengan organisasi lain, dimulai dari sifat, dasar, tujuan dan sistem
pengkaderan yang unik telah membentangkan perbedaan seluas samudera dengan
organisasi mahasiswa lainnya.
Perkembangan
himpunan mahasiswa islam di Sekolah Tinggi Agama Islam Jam’iyah Mahmudiyah Tg.
Pura telah memberikan jawaban yang sangat pasti bahwa hampir rata-rata dimata
mahasiswa/i hmi memiliki nama yang cukup diperhitungkan. Bahkan dikalangan
masyarakat dan instansi pemerintahan HMI
Cabang Langkat memiliki posisi yang tergolong istimewa.
Tindak
tanduk keorganisasian HMI telah bergaung dan bergema diseputaran STAI-JM Tg.
Pura dan seputaran USBM Stabat serta USBM Pkl. Brandan, berusaha membentuk
komisariat persiapan yang nantinya akan berada dibawah naungan HMI Cabang
Langkat, ini merupakan bentuk kemajuan dibidang internal yang insya Allah dalam
dekat ini akan menjadi suatu kenyataan.
Kemampuan
beretorika, menciptakan dinamika, melakukan menejemen konflik yang sehat
merupakan ciri khas HMI Cab. Langkat. Namun, didalam tindak tanduknya hmi Cabang
Langkat seringkali diragukan independensinya oleh sekelompok golongan. Manakala
bila menerima bantuan, manakala bila menerima suatu saran, kritikan dan
bimbingan dari orang-orang yang memiliki lingkup jabatan dipemerintahan.
Kadangkala hmi dikaitkan dengan tim pemenangan didalam pemilu, dan persoalan
lainnya yang meragukan keindependensian hmi. Terlebih lagi bila HMI Cab.
Langkat sudah melupakan kepentingan rakyat dan umat. Pada prinsipnya HMI Cabang
Langkat tetap memegang teguh Konstitusi HMI dimana dijelaskan bahwa organisasi
HMI bersifat Independen, begitu juga dengan jiwa kadernya.

Terbebani dengan beberapa persoalan
internal sedikit membuat kepengurusan HMI Cabang Langkat mengalami kendala
didalam peran turut serta mengatasi persoalan umat. Namun demikian, HMI
tetaplah HMI, membangun HMI melalui jalur intern menjadi prioritas tertinggi
bagi kepentingan organisasi. begitulah
cara HMI Cabang Langkat memperbaiki kondisi umat melalui pembekalan yang matang
terhadap rohis individual kader yang pada akhirnya menjalakan satu konsepsi
organisasi bahwa satu orang kader untuk
seratus orang umat. Setiap kader HMI memiliki cara tersendiri untuk berbakti kepada organisasi atau kepada
umat. Beginilah HMI untuk berbakti kepada umat. Melalui sesuatu yang kecil yang
Insya Allah berdampak besar.
Ridwan (Kader HMI)
yakusa
BalasHapus